APAKAH MENYENTUH WANITA MEMBATALKAN WUDHU??


Pertanyaan.  Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : “Apakah menyentuh  wanita membatalkan wudhu?”.  …

Jawaban.  Yang benar adalah bahwa menyentuh wanita tidak membatalkan wudhu  kecuali jika keluar sesuatu dari kemaluannya, hal ini berdasarkan  riwayat shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya :     “Rasullah mencium salah seorang istrinya lalu beliau melaksanakan  shalat tanpa mengulang wudhu beliau”.     Karena pada dasarnya tidak ada sesuatu apapun yang membatalkan wudhu  hingga terdapat dalil yang jelas dan shahih yang menyatakan bahwa hal  itu membatalkan wudhu, dan karena si pria dianggap telah menyempurnakan  wudhunya sesuai dengan dalil syar’i. Sesuatu yang telah ditetapkan  dalil syar’i tidak bisa dibantah kecuali dengan dalil syar’i pula.     Jika ditanyakan bagaimana dengan firman Allah yang berbunyi :     “aw-laamastumu an-nisaa’a” artinya : “atau menyentuh perempuan” [An-  Nisaa : 45, Al-Ma’idah : 6]     Maka jawabnya adalah : Yang dimaksud dengan menyentuh dalam ayat ini  adalah bersetubuh, sebagaimana disebutkan dalam riwayat shahih dari  Ibnu Abbas. [Fatawa wa Rasa’il Asy-Syaikh Utsaimin 4/201]     [Al-Fatawa Al-Jami’ah Lil Mar’atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa  Tentang Wanita-1, hal 18-19 Darul Haq

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: